MUSLIMAHPRENEUR KUAT LAHIR BATIN

Kemarin Bulan Januari, saya pertama kalinya mengikuti kegiatan JMP. Apa itu JMP? JMP adalah kependekan dari JogjaMuslimahPreuneur. JMP adalah suatu komunitas yang dibentuk oleh para wanita sholihah Jogja yang bekerja sebagai entrepreuneur. Anggota JMP sekitar 200an wanita sholihah yang memiliki usaha di berbagai bidang, antara lain fashion, makanan, minuman, aksesoris, dan masih banyak lagi. Saya bergabung di JMP sudah sejak tahun 2016. Namun, saya hanya menyimak di dalam grup dan belum pernah mengikuti kegiatan yang diadakan JMP entah itu pada waktu yang bersamaan dengan agenda lain ataupun yang lainnya.

Nah, untuk kegiatan di Bulan Januari tanggal 27 Januari 2018 yang bertempat di De Halal Mart kemarin saya kebetulan bisa hadir dan bergabung bersama mbak – mbak shalihah lainnya di kegiatan JMP bertajuk “Muslimahpreuneur Kuat Lahir Batin” bersama Dr. Rangga Almahendra, S.T., M.M. Beliau adalah suami dari Hanum Rais penulis novel 99 Cahaya di Langit Eropa.

Acara dimulai pukul 08.30 dengan diawali dengan tilawah bersama Surat Al Baqarah ayat 1-50. Pada pukul 09.00, acara dilanjutkan dengan materi saham syariah. Kita bisa membeli saham yang halal di bank syariah. Saham ini bisa sebagai investasi selain emas. Materi ini disampaikan oleh Mbak Shanty Tambunan. Setelah sesi ini selesai, kemudian dilanjutkan dengan sharing anggota JMP yang bisnisnya sudah melejit naik, yaitu pemilik @tokoemira_gordenkarakter. Beliau menyampaikan proses berdirinya toko emira pada tahun 2015 sampai dengan saat ini dan pemilik pikameame, minuman kekinian yang dibuat oleh mbak Iris.

Sampailah di acara puncak, Dr. Rangga Almahendra, S.T., M.M. Beliau menyampaikan bahwa  wirausaha itu harus berani berusaha, melihat ke depan, dan tidak terjebak pada kegagalan pada masa lalu. Beliau menyampaikan bahwa manajemen waktu itu dengan menentukan target dan prioritas, membuat rencana mingguan, bekerja keras, memanage stress, melalukan ilmu konsistensi yaitu 3 jam, selama 10 tahun (kegiatan yang menunjang bisnis dilakukan secara konsisten selama 3 jam setiap hari). Dr. Rangga juga menyampaikan jika ingin berbisnis disesuaikan dengan passion kita. Apa saja passion kita? Passion kita yaitu sesuatu yang kita suka, sesuatu yang kita bisa, dan sesuatu yang menghasilkan.

Sesi tersebut berakhir dengan sesi tanya jawab kemudian foto bersama dengan semua peserta kegiatan. Saya sangat beruntung bisa mengikuti acara ini, selain mendapatkan ilmu tentang agama dan bisnis, saya juga mendapatkan teman – teman yang luar biasa. Saya juga mulai menemukan passion saya, semoga passion saya nanti berjalan lancar dan sukses seperti teman – teman di JMP. Aamiin.

Leave a Reply