The 8th TEPHINET Bi-Regional Scientific Conference, Cambodia

Ini pengalaman pertama saya memaparkan hasil penelitian saya di Luar Negeri dan pengalaman kedua saya mengikuti konferensi internasional. Acara ini diselenggarakan oleh SAFETYNET di Siem Reap, Cambodia tanggal 28 November sampai 2 Desember 2016 lalu. Penelitian saya yang berjudul Food Poisonong Outbreak in Suburban School-Sleman District, Yogyakarta, Indonesia, 2015 membawa saya untuk oral presentation di acara tersebut.

Ada beberapa mahasiswa dari Indonesia yang lolos untuk mengikuti konferensi tersebut. Kami berangkat dari Indonesia menuju Cambodia dengan transit di Thailand tanggal 27 November 2016. Pada tanggal 28 November 2016, kami terbagi menjadi beberapa kelas untuk mengikuti pre-conference. Saya masuk di ruang epicore. Disana saya mendapat ilmu mengenai apa itu epicore, cara bergabung, dan manfaat yang didapat jika bergabung di epicore. Pre conference ini berlangsung selama 6 – 8 jam. Malam hari nya kami berkeliling kota Siem Reap, terutama di pusat perbelanjaannya dan di PubStreet.

Pada tanggal 29 November sampai 2 Desember lah inti dari conference ini berlangsung. Di hari pertama diisi dengan pemaparan mengenai Future directions and strategies for Health Security in the Asia Pasific Region  dari WHO. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi oral secara parallel di beberapa kelas dan presentasi poster saat ishoma dan coffee break. Untuk jadwal di hari kedua diawali dengan pemaparan wildlife poisoning dan surveilans dan foodborne disease control. Dan kemuadian dilanjutkan dengan presentasi oral dan poster. Di sini lah saya memaparkan hasil penelitian saya.

Pada malam hari nya, agenda kami adalah international night. Dimana seluruh perwakilan dari berbagai negara menampilkan pertunjukkan dari negara asal masing – masing. Kami dari Indonesia menampilan tari Maumere yang ditarikan oleh seluruh perwakilan mahasiswa FETP Indonesia.

Di hari ketiga, kami diagendakan untuk menyelesaikan presentasi oral dan siang harinya city tour ke Angkor Wat (salah satu tempat wisata di Cambodia dimana termasuk dalam tujuh keajaiban dunia).

Di hari terakhir, kami mendengarkan pemaparan mengenai modified field epidemiology training dari US CDC, China, Cmbodia, dan Mongolia serta management training. Akhir dari konferensi ini ditutup dengan perkenalan FETP Thailand dimana acara konferensi berikutnya di Negara Thailand.

Semoga bisa bergabung di conference berikutnya. Aamiin J

Leave a Reply